Archive for February, 2006

Wish i was there

Sunday, February 26th, 2006

I really wish I was there to cheer him up. To be his companion, his shoulder to cry on. I want to be someone that he can rely on, someone that always there for him, in happiness, sorrow, in sick and in health. From sunrise to sunset, from dusk till dawn, from now and then.

I pray for you each and everyday. Hope that you will be blessed with guidance, health, happiness, and fortune.

I seek those moments when we can be together again, so I can see u everytime I open my eyes.

Berita Duka

Friday, February 24th, 2006

  INALILLAHI WA’INALILLAHI ROJI’UN,

  Telah mening7ccegal dunia Ibunda dari Ismail Zulkarnain, Hj. Cik Edah binti Jamal di Palembang, 25 Februari 2006,pukul 2 pagi waktu setempat.

Semoga segala amal ibadah Almarhumah di terima di sisi Allah SWT, dan
keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kekuatan.

  Mohon doanya yah teman-teman semua.   

wass

mimpi indah!!

Wednesday, February 22nd, 2006

Tadi gw kebangun dari tidur, sambil ketawa ngakak. Kayaknya baru kali tadi gw dalam keadaan sesenang itu minggu ini. jadi di dalam mimpi gw lompat-lompat sambil nari2 di taman sama temen gw disini, yang biasanya dia cukup nyebelin. haaaaah.. semoga sisa minggu ini gw bisa seneng lagi deh, capek nangis mulu………

Mengumbar kata MAAF

Monday, February 6th, 2006

Maaf nih, mau nanya… Aduh maaf, gw gak tau… Maafin gw yak, gw ga suka sama lagu ini…

Kira-kira itu beberapa kalimat yang menurut gw tidak perlu menggunakan kata MAAF.. Bukan bermaksud tidak sopan atau sombong, tapi ketika kata MAAF begitu gampang terucap, bukannya akan terkesan kita mengumbar kata MAAF?

Sedangkan menurut gw MAAF adalah kata yang cukup berat diucapkan. Mungkin terkesan gampang, tapi pelaksanaan dari proses meminta maaf itu sendiri adalah hal yang berat. Bayangkan kalau kita meminta maaf dalam segala hal yang kita lakukan, bukannya berarti kita minder dan tidak percaya diri?

Gw sangat menghargai pilihan orang dalam berkelakuan, berpendapat, dan berpikir. Dan bila pilihan itu tidak lah salah, buat apa kita meminta maaf? Biarlah semua itu menjadi hak kita untuk berbuat, SELAMA memang apa yang kita lakukan TIDAK menyakiti dan merugikan orang lain…